Optimasi Produktivitas dan Efisiensi Penggunaan Air Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) di Bawah Variabilitas Iklim melalui Irigasi Tetes dan Teknologi Mulsa
Optimization of Productivity and Water Use Efficiency of Red Chili (Capsicum annuum L.) under Climate Variability through Drip Irrigation and Mulching Technology
Keywords:
Irigasi Tetes, Mulsa Plastik, Efisiensi Air, Cabai Merah, Climate-Smart AgricultureAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat irigasi tetes dan penggunaan mulsa terhadap produktivitas, efisiensi penggunaan air, serta persentase fruit set tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) di bawah kondisi variabilitas iklim. Penelitian menggunakan rancangan faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, yaitu tingkat irigasi (100%, 75%, dan 50% ETc) dan jenis mulsa (tanpa mulsa, plastik hitam perak, dan biodegradable). Data dikumpulkan melalui pengukuran produksi buah per tanaman, efisiensi penggunaan air, dan fruit set, kemudian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan irigasi dan mulsa berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter yang diamati. Produksi tertinggi diperoleh pada 100% ETc dengan mulsa plastik hitam perak, sedangkan efisiensi penggunaan air tertinggi terjadi pada 50% ETc dengan mulsa yang sama. Persentase fruit set tertinggi tercapai pada kondisi irigasi optimal. Ditemukan adanya trade-off antara produktivitas dan efisiensi air. Kombinasi perlakuan terbaik adalah 75% ETc dengan mulsa plastik hitam perak yang memberikan kinerja seimbang. Temuan ini mendukung penerapan konsep climate-smart agriculture dalam meningkatkan efisiensi air dan produktivitas tanaman hortikultura secara berkelanjutan.