Pengaruh Asesmen Diagnostik terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Geografi di SMP Negeri 7 Ambon
Keywords:
Asesmen Diagnostik, Motivasi Belajar, GeografiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh asesmen diagnostik terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran geografi di tingkat sekolah menengah pertama. Asesmen diagnostik digunakan sebagai instrumen untuk memetakan kesiapan awal belajar siswa dan mengarahkan proses pembelajaran yang lebih terfokus dan diferensiatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 33 siswa, yang diambil melalui teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert 1–5 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara asesmen diagnostik terhadap motivasi belajar siswa (R² = 0,610; sig. = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa asesmen diagnostik tidak hanya memberikan gambaran awal kemampuan siswa, tetapi juga mampu mendorong refleksi, meningkatkan kesadaran belajar, serta memperkuat strategi pembelajaran mandiri. Dengan demikian, asesmen awal berfungsi sebagai intervensi yang tidak hanya mengevaluasi, tetapi juga mengembangkan potensi belajar siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi asesmen diagnostik ke dalam desain pembelajaran untuk mendukung pembelajar reflektif dan partisipatif.